GAYA RAMBUT UNDERCUT 2017, BARBERSHOP ACADEMY INDONESIA YOGYAKARTA SMS/WA.0877.3906.1766

Tampilkan postingan dengan label PELUANG USAHA BARBERSHOP KURSUS BARBERSHOP KURSUS POTONG RAMBUT PRIA KURSUS CUKUR RAMBUT KURSUS PANGKAS RAMBUT. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PELUANG USAHA BARBERSHOP KURSUS BARBERSHOP KURSUS POTONG RAMBUT PRIA KURSUS CUKUR RAMBUT KURSUS PANGKAS RAMBUT. Tampilkan semua postingan

Senin, 05 Juni 2017

Peluang Usaha Barbershop



Bagi pembaca pria, pernahkah Anda mengantri saat hendak mencukur rambut?

Atau malas mengantri lalu pergi mencari barbershop lain yang sepi tapi malah kecewa karena hasil cukurnya tidak sesuai seperti barbershop langganan Anda?

Ya seperti itulah peluang usaha barbershop. Ada peluang untuk mendapatkan pelanggan tetap, ada juga peluang untuk mendapatkan random customer seperti contoh di atas. Ada juga resiko kehilangan pelanggan karena usaha Anda selalu ramai, ada juga resiko kehilangan karena pelayanan Anda yang buruk.

Dilihat dari segi modal, usaha ini membutuhkan modal yang relatif kecil jika dibandingkan dengan pendapatan yang cukup tinggi.

Dari sudut pandang operasional, dibandingkan dengan usaha jasa lainnya misalnya jasa kurir, barbershop juga termasuk bisnis yang mudah dikelola. Peralatan yang dipergunakan juga mudah diperoleh. Peluangnya cukup besar dan tak akan pernah surut.

Rabu, 05 April 2017

Sejarah Barbershop



Sejarah Barbershop – Penampilan adalah salah satu perkara yang wajib diperhatikan bagi sebagian besar masyarakat. Oleh sebab itulah jasa salon atau perawatan akan selalu hidup untuk menunjang penampilan.

Berbeda dengan salon yang diklasifikasikan untuk pengunjung wanita, barbershop adalah layanan jasa yang diperuntukan khusus melayani kebutuhan pria.

Salon dan barbershop memang sama – sama menjual jasa, hanya saja perlakuan dan jenis yang ditawarkan jelas berbeda.

Di salon terdapat banyak jenis perawatan yang ditawarkan, mulai dari merias rambut, meluruskan, memotong dan segala hal yang diminati oleh kaum hawa. Umumnya perawatan seperti ini tidak terlalu diminati oleh para pria.

Barbershop sudah ada sejak 2000 tahun silam. Nama Barbershop diambil dari bahasa latin ‘barba’ yang memiliki arti ‘janggut’. Sehingga pengaplikasiannya ditujukan pada kaum pria.

Jadi, bukan sekedar jasa layanan potong rambut saja yang ditawarkan oleh Barbershop tetapi juga Barbershop memberikan layanan pemangkas jenggot dan kumis untuk pria.

Minggu, 05 Maret 2017

Untung Besar Bisnis Cukur ala "Nick the Barbership"



Pemilik Nick the Barbership, Nikasius Dirgahayu


http://www.beritasatu.com/
Jakarta – Kreativitas adalah salah satu modal awal untuk bisa bertahan atau menang dalam persaingan bisnis. Di tengah persaingan bisnis cukur rambut pria yang kian menjamur, muncullah sebuah ide konsep baru dari Nikasius Dirgahayu, berupa "barber delivery haircut".

Nick, begitu pria tersebut biasa disapa, memulai bisnis ini sejak tiga tahun lalu. Awalnya, diminta mencukur rambut teman-temannya. Perlahan, teman-temannya itu mempromosikan hasil cukuran Nick kepada lebih banyak orang. Banyak yang suka dengan hasil cukurannya, tercetuslah ide dari Nick untuk membuat layanan cukur panggilan khusus untuk pria.

“Saya memberikan layanan cukur untuk orang-orang yang tidak ingin repot mengantre di barbershop atau terjebak macet. Jadi, mereka bisa dicukur sambil santai-santai dulu di rumah atau kantor,” kata Nick kepada Beritasatu.com, di Jakarta, baru-baru ini.

Dalam menjalankan usahanya ini, Nick menyasar golongan menengah ke atas. Karena dari segi harga, tarifnya lebih mahal dibandingkan barbershop pada umumnya. Selain biaya cukur sebesar Rp 100.000 per kepala, ada juga biaya transportasinya. Per 1 km, tarifnya Rp 10.000. Bahkan, tidak jarang biaya transportasinya melebihi biaya untuk jasa cukur, terutama apabila pelanggannya tinggal di daerah yang jauh dari tempat tinggalnya di kawasan Pejaten.

“Dibandingkan membuka barbershop, pekerjaan yang saya jalani ini bisa lebih fleksibel. Kalau tidak ada yang cukur, saya bisa mengerjakan hal lainnya seperti berjualan online. Jadi, waktunya tidak terbuang percuma dengan menunggu pelanggan di barbershop,” ujar dia.

Selain melayani cukur panggilan, Nick biasanya juga ikut buka gerai pop-up di pameran otomotif. Ia pun memiliki jam kerja, yang dimulai dari pukul 10.00-20.00 WIB. Dalam sebulan, Nick mengaku bisa mencukur tidak kurang dari 100 kepala. Artinya, dalam sebulan ia bisa mendapatkan sedikitnya Rp 10 juta hanya dari jasa mencukur, belum termasuk keuntungan yang didapatkannya dari biaya transportasi.

“Bisnis ini menurut saya akan terus berkembang, karena cukur rambut itu sudah menjadi sebuah kebutuhan. Apalagi kalau hasil cukuran kita membuat puas konsumen, pasti saat cukur lagi dia akan menggunakan jasa kita kembali,” ujarnya.

Untuk mempromosikan dirinya, Nick memanfaatkan media sosial Instagram. Di media tersebut tak lupa ia tampilkan beberapa foto guntingan rambut hasil kreasinya untuk menarik minat konsumen. “Selama ini promosinya memang hanya lewat mulut ke mulut dan menggunakan Instagram. Itu saja sudah membuat saya kewalahan melayani permintaan konsumen. Makanya saat ini saya juga memberlakukan aturan booking 1-2 hari sebelumnya,” ujar Nick.

Minggu, 05 Februari 2017

Grup Kino Pun Menggarap Bisnis Pangkas Rambut



swa.co.id
Grup Kino, yang lebih dikenal sebagai produsen consumer goods, food, dan personal care, kini mengembangkan bisnis baru di bidang jasa. Uniknya, bisnis baru yang dikembangkan konglomerasi milik Hari Sanusi ini seperti keluar dari pakem, yaitu bisnis pangkas rambut. Menggunakan merek Ixobox, kini gerai barbershop-nya itu sudah ada di beberapa tempat di pusat keramaian, seperti di mal dan stasiun kereta api.


Pihak Kino lebih suka menyebut bisnis Ixobox sebagai haircut house. “Karena dari segi konsep berbeda dari salon atau barbershop pada umumnya. Ixobox hanya fokus pada layanan gunting rambut, tidak ada tambahan layanan lain,” kata Danny Anthonius, Mitra Pengelola Ixobox. “Dengan fokus di bisnis haircut, itu justru menjadi keunikan, keunggulan, dan spesialisasi Ixobox,” ia menambahkan.


Danny Anthonius, Direktur Ixobox Hair Creates Style:

Mengapa Kino yang selama ini dikenal dengan industri manufakturingnya tertarik ke bidang jasa, dan itu “cuma” jasa cukur rambut pula? “Potensi dan prospek bisnisnya sangat menjanjikan. Kami tidak cuma icip-icip pasar, karena sebelumnya tim R&D kami sudah meneliti pasarnya secara intensif,” kata Danny. “Kami sudah melakukan investasi dengan mengembangkan sistem dan teknologi dari luar negeri dan membangun training centre,” ia menambahkan. Menurutnya, kehadiran Ixobox ini diharapkan akan menambah portofolio bisnis Kino dan dapat bersinergi dengan bisnis-bisnis lainnya. Bukan kebetulan Grup Kino juga telah mengembangkan bisnis produksi alat cukur.

Sekilas jika melihat gerai Ixobox, tidak ada yang istimewa. Dengan seragam putih-hijau-cokelat, para tukang cukur rambut Ixobox melakukan aktivitasnya di depan cermin. Namun jika dilihat secara saksama, pengunjung bakal sepakat bahwa Ixobox tempat cukur yang modern. Ini terlihat dari interior gerai, adanya kiosk machine, dan kabinet cermin yang menjadi sentral aktivitas di dalam gerai Ixobox.

Diklaim Danny, dibanding tempat potong rambut lainnya, Ixobox memiliki beberapa keunggulan. Antara lain, sesuai dengan motonya, Hair Create Style, Ixobox mengutamakan kualitas dan gaya rambut konsumen. Apalagi ada teknologi kiosk machine, yang berfungsi sebagai mesin kasir sekaligus mesin untuk mengambil nomor antrean. Selain itu metode potong rambutnya cepat, tanpa melayani cuci rambut, sehingga membuat para penata rambutnya lebih efisien.

Menurut Danny, Ixobox sangat peduli higienitas dan kebersihan lingkungan. Hal ini terlihat dari tampilan gerai Ixobox dan peralatan yang digunakannya. Hygienic box yang digunakan tidak hanya berfungsi sebagai tempat menyimpan peralatan, sterilizer, dan barang milik pelanggan, tetapi juga menyediakan penampungan rambut bekas pangkasan. Selain itu, kotak ini juga memiliki alat vakum yang berfungsi untuk mengisap sisa-sisa potongan rambut yang masih tertinggal di kepala, sehingga kepala pelanggan tidak perlu dibilas.

Keunikan lainnya, di Ixobox sisir yang digunakan untuk memotong rambut pelanggan adalah sisir baru. Nantinya, sisir itu diberikan kepada pelanggan setelah selesai menggunting rambutnya. “Satu pelanggan satu sisir baru,” kata Danny seraya tersenyum. “Dengan membayar Rp 50 ribu saja, konsumen sudah mendapatkan servis potong rambut higienis dan berkualitas dari penata rambut terampil dan profesional. Sangat cocok bagi pelanggan yang tujuannya mau potong rambut saja,” tambahnya bersemangat.

Danny mengklaim, dengan pendekatan baru tersebut Ixobox menerima respons pasar yang bagus. Dalam 11 bulan, sejak diperkenalkan Februari 2015, Ixobox sudah memiliki 8 gerai, yang tersebar di Mal Ambassador, Palem Cengkareng, Stasiun KA Juanda, Plaza Semanggi, CBD Giant Bintaro, Gajah Mada Plaza, Supermall Karawaci, dan Bendungan Hilir. Investasi untuk satu gerai Ixobox di luar sewa bangunan, sebesar Rp 300-500 juta, tergantung ukuran tempatnya. “Dalam sebulan, rata-rata pengunjung yang datang ke tiap cabang lebih dari 1.000 konsumen,” Danny mengklaim.

Danny menyebutkan, saat ini sudah ada beberapa pihak yang menawarkan kerja sama. Termasuk dari pelanggan Ixobox yang senang dengan konsep dan pelayanannya. “Mereka tertarik bekerja sama dengan kami dan menawarkan membuka cabang baru. Tapi kami tidak sembarangan memilih tempat. Kami mau yang strategis supaya dapat menyejahterakan penata rambut yang merupakan mitra kerja Ixobox,” ujar Danny.

Bagi mitra yang tertarik menjalin kerja sama dengan sistem kemitraan, pihak pengelola Ixobox membuka peluang dengan beberapa persyaratan. Antara lain, mitra mesti menyediakan tempat, melakukan renovasi, serta menyediakan tool dan equipment. “Sedangkan, yang menyediakan para penata rambut, mengelola dan menjalankan operasional Ixobox adalah kami. Jadi mitra itu hanya one time investment saja,” kata Danny.

Menurut Danny, Ixobox memiliki sistem yang transparan. Omset per hari, hingga per bulan, semuanya tercatat di kiosk machine. Selain itu, saat ini pihaknya sedang mengembangkan sistem ketika ada pelanggan yang melakukan pembayaran melalui kiosk machine, datanya secara real time bisa langsung terekam dan bisa dilihat lewat smartphone. “Ini akan memudahkan Ixobox dan mitra memonitor omset per gerai,” ujar Danny. Ia menyebutkan, pembagian hasil antara Ixobox dan mitra berdasarkan pendapatan (omset), bukan dari keuntungan, sehingga lebih fair dan terbuka.

Selain terus mencari tempat yang strategis dan akan menawarkan model bisnis kemitraan, Danny juga siap lebih mengintensifkan edukasi dan promosi Ixobox di berbagai media. Termasuk media sosial supaya semakin banyak orang yang mengenal Ixobox. “Paling penting terus meningkatkan kualitas dan kepuasan pelanggan,” katanya.

Masuknya Grup Kino di bisnis jasa potong rambut dinilai sebagai hal cukup menarik oleh pengamat pemasaran Yuswohady. Menurut Mitra Pengelola Inventure itu, apa yang dilakukan Kino sudah benar dengan tidak mencantumkan merek Kino di merek barunya ini (Ixobox). Di samping itu, Kino juga dinilai serius dalam mengembangkan bisnis potong rambut ini, setidaknya dengan menyediakan training centre.

“Dengan harga Rp 50 ribu, berarti bisnis ini mengincar segmen middle income. Pemain di segmen middle income untuk bisnis hair cut ini jarang ditemui. Jadi, mengincar segmen ini adalah langkah yang tepat,” ujar Yuswohady. Namun, ia mengingatkan, dengan harga Rp 50 ribu, volume per gerainya tidak akan besar. “Kuncinya harus bermain massal. Gerainya harus tersedia banyak, sehingga meningkatkan jumlah pelanggan yang datang,” kata penulis buku pemasaran produktif ini.



Editor : Dibi

Selasa, 05 April 2016

Analisa Modal Usaha Barbershop


Analisa Modal Usaha Barbershop – Marilah kita mengenal jenis peluang usaha dalam bidang jasa yakni membuka usaha pangkas rambut yang dalam bahasa Inggris dikenal dengan nama barbershop. Bisnis potong rambut sudah bukan hal aneh lagi bagi kita baik di desa maupun kota. Karena usaha barbershop sangat mudah ditemukan di berbagai sudut kota dan tempat. Hampir di setiap daerah mempunyai beberapa kios gerai usaha pangkas rambut.

Prospek usaha pangkas rambut pria maupun wanita sangat menjanjikan. Hal karena setiap orang memerlukan perawatan diri yang maksimal setiap hari. Mereka ingin selalu rapi, berpenampilan menarik dan indah dipandang mata. Oleh sebab itu, manusia merapikan rambut dengan mencukurnya setiap bulan. Hal ini menimbulkan sebuah peluang usaha bisnis barbershop yang menguntungkan.

Banyak sekali pengusaha yang menekuni bisnis potong rambut ini. Dan mereka bisa kaya raya dari usaha barbershop ini. Jika anda berniat untuk membuka usaha pangkas rambut maka yang perlu disiapkan pertama kali adalah modal keahlian dalam mencukur rambut. Namun apabila anda tidak ahli dalam memangkas rambut pria dan wanita maka bisa merekrut karyawan yang ahli dalam pangkas rambut pria dan perempuan serta anak-anak.

Sebagaimana usaha lainnya, dalam membuka usaha potong rambut memerlukan modal awal membuka barbershop. Terutama peralatan barbershop, lokasi usaha yang sangat startegis, dll. Walaupun demikian bisa saja cara memulai bisnis barbershop dengan biaya minim. Karena dijalankan dengan tanpa modal. Bisnis pangkas rambut dijalankan secara rumahan dengan peralatan seadanya.

Usaha barber shop terbilang bisnis yang sangat menyenangkan. Dimana bisa dikerjakan sebagai usaha sampingan dengan potensi untung besar. Dan dapat pula dijadikan penghasilan utama. Dengan lokasi usaha yang ukuran kecil seperti 2 meter x 2 meter maka usaha potong rambut bisa sukses asalkan berada di tempat yang strategis dan dengan harga jasa yang lumayan murah.


Namun jika modal uang anda sangat berlebih maka anda bisa mencari jalan aman yakni cara buka usaha barbershop melalui jalan franchise. Dengan sistem dan standar operasional yang sudah teruji laris manis serta brand yang sudah dikenal banyak orang, franchise barbershop akan membuat anda kaya raya jika bermitra dengannya. Ada beberapa paket usaha barbershop yang ditawarkan oleh waralaba pangkas rambut. Anda bisa memilih sesuai kemampuan finansial.

Tips usaha barbershop menjanjikan lainnya yang sangat mudah adalah mencari informasi sebanyak-banyaknya mengenai usaha pangkas rambut yang hendak dijual atau gulung tikar. Misalnya ada selebaran bertuliskan oper usaha pangkas rambut lokasi sangat strategis maka anda bisa mengambil kesempatan ini. Sebab perlengkapan usaha sudah komplit, karyawan lengkap siap kerja, para pelanggan sudah banyak maka anda tinggal mengambil alih dan menjalankannya.

Untuk lebih jelas, berikut ini rincian modal usaha barbershop meliputi mesin cukur, handuk, kursi pangkas, selimut, kaca cermin, semprotan atau sprayer, sasak dan gunting potong, meja, kuas wajah, alat kerok, pisau cukur, wadah rambut, minyak rambut, bedak, kream pijat, sikat untuk membersihkan rambut, dan lain sebagainya.

Dan berdasarkan pengalaman penulis bagaimana memproses usaha pangkas rambut di kampung agar selalu laku keras dan banyak pelanggan sangat mudah. Dengan cara memberikan harga yang lebih murah ketimbang pesaing, pelayanan sangat ramah, gaya rambut yang sedang popular dikuasai, kebersihan terjaga selalu.

Konsep usaha pangkas rambut bisa dijalankan secara rumahan maupun menyewa lokasi usaha yang sangat strategis. Misalnya di dekat pasar, dekat perkantoran, dekat pusat keramaian orang, sekitar perumahan, dan lain sebagainya.

Rabu, 05 Agustus 2015

Mengenal Izin Usaha Untuk Usaha Barbershop


Anda ingin membuka usaha barbershop?
berikut tips agar anda bisa memiliki perijinan yang dibutuhkan.


Mengenal Izin Usaha Untuk Usaha Barbershop
by adminprolegal


“Izin usaha yang diperlukan untuk usaha barbershop termasuk dalam Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP). “

Barbershop merupakan sebuah usaha yang tidak akan pernah mati. Barbershop merupakan kebutuhan bagi masyarakat untuk terus menjaga penampilan. Rambut merupakan mahkota bagi setiap manusia. Tidak jarang, banyak orang rela merogoh kocek lebih dalam agar rambutnya dipotong oleh orang yang mahir menggunakan gunting dan pisau cukur (barber).

Dalam mendirikan usaha barbershop yang keren diperlukan beberapa izin yang diajukan kepada instansi terkait. Izin usaha yang diperlukan untuk usaha barbershop adalah Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP). Hal ini sesuai dengan Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 133 Tahun 2012 tentang Pendaftaran Usaha Pariwisata. Pangkas rambut atau izin usaha barbershop sendiri termasuk dalam bidang penyelenggaraan kegiatan hiburan dan rekreasi.

Para pengusaha barbershop tersebut dapat mendatangi dinas pariwisata atau pelayanan terpadu satu pintu di masing-masing wilayahnya untuk mengajukan TDUP Barbershop.

Persyaratan yang diperlukan untuk mengurus TDUP bagi usaha pangkas rambut (barbershop) yaitu;
  1. Formulir perizinan dan surat pernyataan tentang kebenaran data dan keabsahan data;
  2. NPWP Badan Usaha ;
  3. KTP Direktur Utama dan Penanggung Jawab Badan Usaha ;
  4. Akta Notaris Pendirian Badan Usaha dan akta perubahan (semua perubahan);
  5. Surat Keputusan Pengesahan Badan Hukum Pendirian Perusahaan dan perubahannya (apabila ada);
  6. Akta Cabang/Keputusan/Penunjukkan/Dokumen yang sejenis (jika cabang);
  7. KTP Penerima Kuasa dan Surat Kuasa Pengurusan;
  8. Izin Gangguan (ITU UUG atau HO);
  9. SKDP;
  10. Bukti kepemilikan tanah/ bangunan, jika sewa menggunakan perjanjian sewa;
  11. Surat pernyataan tidak keberatan dari pemilik tanah/bangunan terhadap bangunan/tanah yang digunakan; dan
  12. KTP dan NPWP dari pemilik bangunan/tanah apabila menyewa.

Dengan kemudahan mendapatkan informasi dan pengajuan izin, setiap pengusaha Barbershop tidak memiliki alasan untuk menunda pengajuan izinn usahanya. Di DKI Jakarta, para pengusaha cukup membuka website pelayanan perizinan di daerah masing-masing dan mendatangani instansi terkait unutk mengajukan izinnya.


Author :

Nadhia Amania

Minggu, 05 April 2015

PELUANG BISNIS BARBERSHOP

PELUANG BISNIS BARBERSHOP


Tulisan ini dibuat dengan tujuan memberi wawasan kepada pembaca dalam besarnya peluang Bisnis Barbershop, Barbershop sendiri sebenarnya bukan hal yang baru lagi dalam dunia bisnis Fashion dan Tampilan, Barbershop sendiri merupakan perkemmbangan dari Tukang Cukur rambut biasa yang di kemas secara Modern sehingga bisa menarik “pasar” anak anak muda dan tidak menutup kemunginan untuk menarik pelanggan dari yang muda hingga yang tua.

Semakin hari panjang rambut akan terus bertambah, padahal seorang pria dituntut untuk memiliki rambut yang rapi. Barber shop adalah usaha pangkas rambut khusus pria dan anak-anak yang menawarkan berbagai macam jasa perawatan rambut pria dan anak-anak. Usaha yang satu ini memang terkesan tidak terlalu ribet jika dibandingkan dengan usaha-usaha yang lain seperti usaha kuliner misalnya, dikarenakan dalam usaha ini hanya membutuhkan tempat dan peralatan cukur dengan tukang cukur yang sudah berpengalaman usaha ini sudah dapat berjalan.


Peluang Usaha Pangkas Rambut ini bisa berkembang pesat jika anda memang serius dan didukung dengan manajemen yang sangat baik, atau jika anda tidak mempunyai keahlian tidak ada salahnya ikut kursus dan pelatihan.
Usaha ini sangat prospektif, mengingat semua orang pasti membutuh jasa pangkas rambut dan selagi ada orang yang pangkas rambut selama itu pula usaha anda mengalirkan pundi-pundi rupiah.


Kelebihan usaha
  1. Modal yang dikeluarkan relatif kecil, dengan pendapatan yang cukup tinggi
  2. Mudah dalam melakukan usahanya
  3. Tidak ribet dalam penyediaan peralatan dalam usaha ini
  4. Sampai kapanpun tukang cukur akan selalu dicari karena semakin hari rambut akan semakin bertambah panjang
Kendala usaha
  1. Usaha ini mungkin akan banyak saingannya, namun bisa ditanggulangi dengan fasilitas-fasilitas yang usaha Anda miliki dan dengan pelayanan yang dapat memuaskan pelanggan
  2. Untuk mendapatkan pekerja (barber) yang sudah berpengalaman mungkin akan agak sulit mencarinya, karena biasanya barber yang berpengalaman meminta gaji yang relatif lebih tinggi, sehingga Anda harus pintar-pintar dalam memilih pekerja Anda sebagai permulaan untuk menjalankan usaha ini
  3. Limbah buangan yang berasal dari sisa sampo pada saat pencucian rambut dapat mencemari lingkungan, jika Anda peduli lingkungan maka limbah buangan ini menjadi suatu kendala yang harus ditanggulangi.

Tips memulai usaha
  1. Carilah lokasi yang strategis dan carilah lokasi yang sekiranya padat penduduk. meskipun tidak harus lokasi dengan padat penduduk, tapi dengan cara tersebutlah sekiranya bisa mendapatkan pelanggan yang banyak
  2. Carilah lokasi usaha yang dekat dengan jalan raya dan tersedia lahan parkir yang lebih luas
  3. Tambahkan fasilitas-fasilitas yang menunjang kenyamanan pelanggan seperti : AC, lampu penerang yang cukup, TV, dll
  4. Karena barber shop juga untuk anak-anak maka tambahkan mainan-mainan yang disukai anak-anak sehingga tidak merasa bosan
  5. Sediakan peralatan cukur yang lengkap bagi pekerja Anda untuk menunjang pelayanan seperti : kursi pangkas, cermin, mesin cukur, gunting, pisau cukur, selimut dan handuk, sprayer air, bedak, sikat pembersih dan kursi keramas beserta samponya
  6. Carilah pekerja tukang pangkas (barber) yang sudah berpengalaman dalam mencukur rambut

Tips promosi
  1. Sebarkan brosur dengan menambahkan fasilitas-fasilitas menarik yang ada pada usaha Anda ini
  2. Berikan diskon untuk pelanggan
  3. Berikan pelayanan khusus seperti pemijatan
  4. Berikan jaminan bagi pelanggan jika kurang puas dengan hasil cukuran, maka pembayaran gratis atau dibayar 50% saja misalnya
  5. Pasang spanduk dengan informasi yang jelas mengenai usaha Anda, supaya calon pelanggan bisa semakin tertarik

Kunci sukses bisnis ini

  1. Berikan pelayanan yang terbaik untuk pelanggan Anda, dengan menanamkan sikap keramahan pada pekerja Anda
  2. Berikan seragam untuk pekerja Anda untuk meingkatkan kepercayaan pelanggan